Pencarian

MG Siapkan Tiga SUV PHEV Baru dengan Baterai Semi-Solid State, ZS Hybrid+ Meluncur 2027

Jumat, 10 Juli 2026 • 16:38:32 WIB
MG Siapkan Tiga SUV PHEV Baru dengan Baterai Semi-Solid State, ZS Hybrid+ Meluncur 2027
MG siapkan tiga SUV PHEV dengan baterai semi-solid state mulai 2027.

MALUKU — MG mengumumkan perluasan penggunaan baterai semi-solid state ke lini kendaraan plug-in hybrid (PHEV) dalam ajang Tech Day pekan ini. Setelah sukses memproduksi massal baterai jenis ini untuk MG4 di China tahun lalu, pabrikan asal Inggris yang kini di bawah naungan SAIC itu akan membawa teknologi SolidCore ke Eropa mulai akhir 2026 lewat MG4 Urban. Kini, giliran PHEV yang kebagian jatah.

Tiga SUV Disiapkan, ZS Hybrid+ Jadi Pionir

MG mengonfirmasi setidaknya tiga SUV PHEV akan dibekali baterai semi-solid state. Urutan pertama adalah MG ZS Plug-in Hybrid+ yang dijadwalkan mulai dijual pada 2027. Dua model lainnya menyusul, yakni MG HS dan MG S9.

Dengan keputusan ini, MG membuka jalan baru: baterai semi-solid state tidak lagi eksklusif untuk mobil listrik murni. Sistem PHEV+ yang dikembangkan MG dirancang khusus agar baterai ini bisa bekerja optimal pada suhu ekstrem, baik panas maupun dingin.

SolidCore: Lebih Efisien dan Responsif dari Baterai Cair Konvensional

Menurut klaim MG, baterai SolidCore memiliki keunggulan utama berupa efisiensi konversi energi yang lebih tinggi dan respons daya yang lebih cepat dibanding baterai elektrolit cair biasa. Karakteristik ini krusial untuk PHEV yang mengandalkan transisi mulus antara motor listrik dan mesin bensin.

MG menyebut baterai ini mampu meningkatkan jarak tempuh, performa, dan kecepatan pengisian daya secara signifikan, bahkan di kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Ini menjadi nilai jual utama mengingat baterai konvensional kerap mengalami degradasi performa di suhu rendah.

Dua Pilihan Mesin Hybrid dan Transmisi Baru

Sistem PHEV+ MG hadir dalam dua varian mesin turbo: 1.1 liter dan 1.5 liter. Keduanya dipasangkan dengan transmisi hybrid anyar yang memiliki mode EV khusus untuk memaksimalkan efisiensi bahan bakar dan energi listrik.

MG mengklaim sistem penggerak cerdas ini mampu menjaga efisiensi termal mesin di atas 40 persen pada hampir 90 persen kondisi berkendara. Sementara itu, efisiensi penggerak listriknya mencapai 90 persen. Angka ini menunjukkan bahwa MG tidak hanya mengandalkan baterai baru, tetapi juga menyempurnakan sistem hybrid secara keseluruhan.

Navigasi Autopilot untuk Jalan Tol pada 2027

Selain baterai, MG juga memamerkan perkembangan sistem bantuan pengemudi. Rencananya, fitur Navigate On Autopilot akan diperkenalkan pada akhir 2027. Fitur ini dirancang untuk mendukung berkendara di jalan tol dan akan menjadi bagian dari pembaruan sistem MG Pilot ADAS.

Belum ada konfirmasi apakah teknologi ini akan hadir bersamaan dengan peluncuran ZS PHEV+, atau menyusul di model lain. Yang jelas, MG sedang membangun ekosistem elektrifikasi dan otonom secara paralel.

Dengan strategi ini, MG menjadi pabrikan pertama yang membawa baterai semi-solid state ke segmen PHEV secara massal. Jika sukses, langkah ini bisa mengubah peta persaingan di kelas SUV hibrida, terutama di Eropa dan Asia. Pasar Indonesia sendiri masih menunggu kepastian apakah model-model ini akan dibawa masuk oleh MG Motor Indonesia.

Follow www.kabartual.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: electrek.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks