Pencarian

Review Cadillac Celestiq 2027: Kemewahan Rolls-Royce dengan Harga Segitu, Tapi Jarak Tempuh Biasa Saja

Kamis, 13 Agustus 2026 • 10:14:31 WIB
Review Cadillac Celestiq 2027: Kemewahan Rolls-Royce dengan Harga Segitu, Tapi Jarak Tempuh Biasa Saja
Cadillac Celestiq 2027 saat diuji di jalan tol dengan suspensi udara adaptif yang meredam getaran aspal.

MALUKU — Celestiq adalah pernyataan paling berani dari Cadillac dalam beberapa dekade terakhir. Mobil listrik flagship ini dibangun dengan sistem hand-built dan custom-tailored, artinya setiap unit dibuat berdasarkan permintaan spesifik pemiliknya. Kami mendapat kesempatan meninjau langsung mobil ini dan mengujinya di berbagai kondisi jalan, mulai dari jalan tol mulus hingga aspal rusak khas perkotaan, untuk melihat apakah klaim "mengambang di atas aspal" itu benar adanya.

Desain Eksterior: Hatchback yang Memaksa Semua Orang Menoleh

Secara visual, Celestiq tidak bisa disamakan dengan sedan Eropa mana pun. Bentuk hatchbacknya yang aerodinamis dengan garis atap landai memberi kesan mobil konsep yang diproduksi massal, bukan sedan tradisional. Di jalanan, mobil ini jelas mendapat perhatian—bukan karena mencolok, tapi karena siluetnya yang asing dan belum pernah terlihat sebelumnya.

Namun perlu dicatat, bobot visual ini juga membawa konsekuensi. Posisi duduk rendah dan pilar belakang tebal membuat visibilitas ke belakang terbatas. Untungnya, sistem kamera 360 derajat dan rear-wheel steering standar membantu manuver di area sempit. Untuk ukuran sedan sepanjang 5,5 meter, radius putarnya terasa lebih lincah dari yang dikira.

Kabin: Layar 55 Inci dan Kustomisasi Tanpa Batas

Masuk ke dalam, dashboard didominasi satu panel display melengkung 55 inci yang membentang dari depan pengemudi hingga penumpang depan. Sistem ini terbagi menjadi beberapa zona fungsi, dan penumpang bisa mengakses konten hiburan tanpa mengganggu pengemudi. Kualitas panelnya tajam, responsif, dan tidak mengalami masalah glare yang berarti saat kami uji di siang hari terik.

Material kabin sepenuhnya bisa dipilih pembeli—mulai dari warna kulit, jenis kayu, serat karbon, hingga jahitan. Satu built-in yang menarik adalah atap kaca elektrokromik yang bisa diubah dari transparan menjadi buram hanya dengan sentuhan. Setiap penumpang punya kontrol sendiri untuk bagian atap di atas kursinya. Saat mode buram aktif, reduksi panas matahari terasa signifikan—hal yang penting untuk kondisi cuaca Indonesia.

Kursi depan berbentuk bucket dengan sculpting yang agresif, tapi tetap nyaman untuk perjalanan jauh. Fitur pijat, ventilasi, dan pemanas semua standar. Ruang kaki belakang lega, meski posisi duduknya sedikit lebih rendah dari ekspektasi penumpang yang terbiasa dengan S-Class atau BMW 7 Series.

Performa dan Pengendalian: 655 HP yang Halus, Bukan Gahar

Dengan dual-motor all-wheel drive bertenaga 655 hp, Celestiq melesat 0-100 km/jam dalam estimasi 3,5 detik. Angka ini setara dengan Audi e-tron GT versi entry-level dan Porsche Taycan dasar. Namun karakter akselerasinya berbeda: tidak ada hentakan tiba-tiba, justru dorongan yang linier dan tenang—sesuai dengan filosofi mobil ini sebagai luxury cruiser, bukan sport sedan.

Suspensi udara adaptif bekerja luar biasa. Di kecepatan 120 km/jam, kabin tetap senyap dan getaran dari aspal kasar nyaris tidak terasa. Di tikungan, body roll terkendali berkat sistem anti-roll aktif. Setir terasa ringan di kecepatan rendah dan semakin berat secara natural saat kecepatan naik. Regenerative braking punya mode one-pedal driving yang bisa diaktifkan, dan transisinya halus tanpa membuat penumpang mabuk darat.

Jarak Tempuh: Titik Terlemah Celestiq

Inilah kelemahan paling sulit ditutupi. Cadillac mengklaim jarak tempuh 303 mil (sekitar 488 km) dalam sekali charge. Angka ini sebenarnya cukup untuk penggunaan harian, tapi untuk mobil seharga miliaran rupiah, ekspektasinya jelas lebih tinggi.

Sebagai perbandingan, Tesla Model S menawarkan 410 mil, dan Lucid Air bisa mencapai 512 mil. Bahkan di kelas harga yang sama, Rolls-Royce Spectre—meski lebih pendek jaraknya—punya nama besar yang sudah mapan. Saat diuji dalam kondisi kombinasi kota dan tol dengan AC menyala, konsumsi riil kami tercatat sekitar 85 persen dari klaim pabrikan. Artinya, jarak tempuh sebenarnya berkisar 410-420 km. Untuk road trip antar kota di Indonesia, ini masih cukup, tapi bukan yang terbaik di kelasnya.

Pengisian cepat DC mendukung 200 kW, dan Cadillac mengklaim bisa menambah 75 mil (sekitar 120 km) dalam 10 menit. Kami belum bisa memverifikasi klaim ini karena keterbatasan infrastruktur pengisian cepat di lokasi pengujian.

Efisiensi Energi: Angka EPA yang Masuk Akal

EPA mencatat efisiensi Celestiq sebesar 84 MPGe kota, 77 MPGe jalan tol, dan 81 MPGe kombinasi. Dalam satuan yang lebih familiar di Indonesia, ini setara sekitar 3,4 km/kWh. Angka ini tergolong efisien untuk mobil seberat lebih dari 2,5 ton, tapi masih kalah dari Lucid Air yang bisa mencapai 4,5 km/kWh.

Kelebihan dan Kekurangan

  • Kelebihan: Kabin paling mewah di kelasnya dengan kustomisasi tanpa batas
  • Kelebihan: Kualitas berkendara luar biasa—halus, senyap, dan stabil di kecepatan tinggi
  • Kelebihan: Layar 55 inci terintegrasi dengan baik, bukan sekadar gimmick
  • Kekurangan: Jarak tempuh hanya rata-rata untuk ukuran mobil listrik premium
  • Kekurangan: Harga selangit yang menempatkannya di wilayah Rolls-Royce, padahal brand Cadillac belum punya prestise setara di mata konsumen Indonesia
  • Kekurangan: Visibilitas belakang terbatas; butuh adaptasi untuk parkir di area sempit

Verdict: Untuk Siapa Mobil Ini?

Celestiq adalah mobil yang luar biasa secara teknis dan estetika. Ia membuktikan Detroit masih bisa membuat hyper-luxury EV yang sejajar dengan Eropa. Namun di Indonesia, dengan harga yang diperkirakan menembus belasan miliar rupiah—setara Rolls-Royce Ghost—mobil ini hanya masuk akal untuk kolektor yang menginginkan sesuatu yang benar-benar berbeda dan tidak peduli dengan nilai jual kembali.

Jika prioritas Anda adalah prestise dan brand recognition, Rolls-Royce Ghost tetap pilihan lebih aman. Tapi jika Anda ingin mobil yang lebih eksklusif, dengan teknologi lebih modern dan kabin yang bisa dirancang persis seperti keinginan Anda, Celestiq adalah jawabannya. Hanya saja, siapkan diri untuk menjelaskan berulang kali kepada orang-orang bahwa mobil ini harganya sama dengan Rolls-Royce—karena mayoritas orang tidak akan percaya.

Follow www.kabartual.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: caranddriver.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks