MALUKU — Bocoran spesifikasi kamera Samsung Galaxy S26 FE yang dilaporkan Android Authority dan dikutip Gizmochina pada Sabtu (1/8) memberikan gambaran cukup jelas soal arah pengembangan lini Fan Edition. Alih-alih mengejar jumlah megapiksel, Samsung tampaknya fokus menyempurnakan komponen pendukung seperti sensor telefoto dan ultrawide.
Perlu dicatat, seluruh informasi ini masih berstatus rumor dan belum ada konfirmasi resmi dari Samsung. Bocoran teknis semacam ini bisa berubah sebelum peluncuran yang diperkirakan terjadi sekitar September 2026.
Kamera Utama 50 MP: Sensor Lama yang Masih Andal
Galaxy S26 FE dikabarkan akan kembali memakai sensor utama Samsung ISOCELL S5KGN3 beresolusi 50 megapiksel—sensor yang sama persis dengan yang digunakan Galaxy S24 FE dan Galaxy S25 FE. Ukuran sensornya 1/1,57 inci dengan piksel 1 mikrometer, bukaan f/1.8, dan panjang fokus setara 24 mm.
Keputusan mempertahankan sensor yang sama selama tiga generasi bisa dibaca dua arah. Di satu sisi, sensor ini sudah terbuksi mumpuni dengan dukungan dual-pixel PDAF dan OIS yang menghasilkan foto malam stabil. Di sisi lain, pengguna yang berharap lompatan signifikan dari S25 FE mungkin akan kecewa karena kualitas foto utama tidak akan banyak berubah.
Telefoto 3x: Sensor OmniVision Menggantikan Peran Lama
Bagian paling menarik justru ada di kamera telefoto. Samsung dikabarkan beralih ke sensor OmniVision OV08A1 beresolusi 8 megapiksel dengan dukungan zoom optik 3x, bukaan f/2.4, PDAF, dan OIS. Kombinasi zoom 3x dengan OIS ini menjadi nilai jual utama—bukan sekadar sensor makro atau depth kamera yang biasa ditemukan di kelas menengah.
Untuk kamera ultrawide dan depan, Samsung kabarnya menyiapkan dua sensor 12 megapiksel berbeda: Galaxy Core GC12A2 dan Sony IMX825. Berdasarkan pola ponsel Samsung sebelumnya, IMX825 kemungkinan besar dipasang sebagai kamera depan, sementara GC12A2 yang sudah dipakai di Galaxy A37 akan mengisi posisi ultrawide.
Perekaman Video: 8K Tetap Eksklusif di Kamera Utama
Seluruh kamera dikabarkan mendukung perekaman video 4K pada 60 fps. Khusus kamera utama, kemampuan merekam 8K pada 30 fps tetap dipertahankan. Ini kabar baik untuk konten kreator yang butuh fleksibilitas cropping tanpa kehilangan detail.
Performa dan Baterai: Exynos 2500 dengan Charging 45 Watt
Di sektor dapur pacu, Galaxy S26 FE dirumorkan mengusung chipset Exynos 2500 berbasis proses fabrikasi 3 nanometer. Baterainya naik ke 4.900 mAh dengan dukungan pengisian cepat 45 watt—angka yang sama dengan flagship Galaxy S series dan lebih besar dari pendahulunya.
Layarnya diperkirakan menggunakan panel Dynamic AMOLED 2X 6,7 inci dengan refresh rate 120Hz. Bocoran ini belum menyebut resolusi pasti, tapi mengingat kelasnya, kemungkinan besar tetap Quad HD+ atau setidaknya Full HD+ dengan kualitas panel yang baik.
Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menabung
Beberapa catatan penting sebelum kamu memutuskan menunggu ponsel ini:
- Stagnasi kamera utama — sensor S5KGN3 sudah dipakai sejak S24 FE. Upgrade terasa di telefoto dan ultrawide, bukan di kamera utama.
- Harga belum jelas — belum ada bocoran harga resmi. Posisinya di atas Galaxy A series dan di bawah Galaxy S26 reguler, jadi ekspektasi harganya kemungkinan besar tetap di kisaran Rp 10-14 juta.
- Status Exynos 2500 — performa gaming dan thermal management chipset ini belum teruji di perangkat final. Riwayat Exynos di generasi sebelumnya cukup beragam.
- Bocoran vs realita — semua spesifikasi di atas masih rumor. Samsung bisa mengubah komponen kapan saja sebelum produksi massal.
Kesimpulan: Evolusi yang Aman, Bukan Lompatan
Kalau bocoran ini akurat, Galaxy S26 FE akan menjadi pembaruan yang aman—bukan terobosan. Pengguna S24 FE atau S25 FE yang berharap upgrade besar di sektor kamera utama mungkin perlu berpikir dua kali. Tapi bagi pengguna Galaxy A series atau pengguna ponsel dua tahun ke atas, kombinasi telefoto 3x, baterai 4.900 mAh, dan charging 45 watt tetap menawarkan nilai yang menarik di kelasnya.
Keputusan akhir tetap menunggu pengumuman resmi Samsung dan hasil review unit produksi massal. Sampai saat itu tiba, perlakukan bocoran ini sebagai informasi awal, bukan alasan untuk langsung memesan.