SERAM BAGIAN TIMUR — Wilayah pesisir Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku, digetarkan gempa bumi tektonik pada Sabtu (1/8) pagi. Berdasarkan informasi resmi BMKG, episentrum gempa berlokasi di koordinat 2,80 Lintang Selatan dan 130,25 Bujur Timur.
Pusat gempa berada di kedalaman 10 kilometer, masuk kategori gempa dangkal yang sering kali terasa lebih kuat oleh masyarakat di permukaan. Meski berada di laut, getarannya dilaporkan menjangkau daratan utama SBT.
Pusat Gempa Berada di Laut, Tidak Berpotensi Tsunami
BMKG melalui kanal resminya mengonfirmasi bahwa gempa yang terjadi pukul 06.15 WIB atau sekitar 08.15 WIT ini tidak memicu gelombang tsunami. "Tidak berpotensi tsunami," tulis akun Instagram @infobmkg dalam keterangannya, Sabtu pagi.
Informasi tersebut menjadi penenang bagi warga pesisir yang kerap waspada terhadap potensi bencana susulan pasca-gempa berkekuatan sedang.
Lokasi Episentrum: 42 Kilometer Barat Laut SBT
Berdasarkan data yang dirilis BMKG, titik gempa berada tepat di laut dengan jarak 42 kilometer barat laut Kabupaten Seram Bagian Timur. Kedalaman dangkal 10 kilometer membuat energi getaran tidak banyak teredam sebelum mencapai permukaan.
"Info Gempa Mag: 5.1, 01-Agu-26 06:15:51 WIB, Lok:2.80 LS,130.25 BT," demikian bunyi rilis resmi yang dikutip dari akun Instagram @infobmkg. Sementara itu, keterangan tambahan menyebutkan, "42 km barat laut Seram Bagian Timur, Maluku. Kedalaman 10 km."
Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada Gempa Susulan
Meski tidak berpotensi tsunami, warga di pesisir Seram Bagian Timur diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Getaran gempa dangkal biasanya diikuti oleh aktivitas seismik tambahan dengan kekuatan yang lebih kecil.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat kejadian alam tersebut. Pihak BPBD setempat masih melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan kondisi terkini masyarakat.