LABUHA — Proses pencarian selama tiga hari terhadap nelayan asal Desa Koititi berakhir duka. Alan Marsaoly (53) yang dilaporkan hilang sejak Minggu (28/6/2026) akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan antara Kecamatan Gane Barat dan Gane Barat Utara, Selasa (30/6/2026) siang.
Kepala Desa Koititi Bunyamin Waisahua membenarkan penemuan tersebut. Ia menyebut jasad korban pertama kali terlihat oleh warga yang sejak pagi terlibat dalam pencarian.
“Korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh warga Desa Koititi saat melakukan penyisiran di perairan Gane Barat Utara,” ujar Bunyamin.
Berangkat Melaut Seorang Diri, Perahu Ditemukan Kosong
Kekhawatiran keluarga muncul setelah Alan tak kunjung pulang hingga malam hari pada Minggu (28/6). Pencarian awal yang dilakukan warga hanya menemukan perahu milik korban dalam kondisi mengapung di tengah laut tanpa awak.
Kondisi itu memperkuat dugaan bahwa nelayan tersebut mengalami kecelakaan atau musibah di tengah laut saat melaut seorang diri. Tidak ada informasi mengenai cuaca buruk atau gelombang tinggi di perairan setempat pada hari kejadian.
Jenazah Dievakuasi ke Rumah Duka
Setelah ditemukan, jasad Alan langsung dievakuasi ke Desa Koititi dan diserahkan kepada pihak keluarga. Rencananya, korban akan disemayamkan sebelum dimakamkan di kampung halaman.
Bunyamin menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa warganya. Ia juga mengapresiasi kerja sama semua pihak dalam proses pencarian sejak laporan kehilangan diterima.
“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Terima kasih kepada seluruh warga dan Tim SAR yang telah bekerja keras membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Tim SAR atau pihak kepolisian mengenai penyebab pasti kematian korban. Keluarga disebut telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan memilih untuk segera memakamkan jenazah.