Pencarian

Ekonomi Maluku Tumbuh 5,31 Persen di Triwulan II 2026, Sektor Pertanian dan Konsumsi Rumah Tangga Jadi Mesin Utama

Rabu, 05 Agustus 2026 • 16:07:31 WIB
Ekonomi Maluku Tumbuh 5,31 Persen di Triwulan II 2026, Sektor Pertanian dan Konsumsi Rumah Tangga Jadi Mesin Utama
Ekonomi Maluku tumbuh 5,31 persen pada Triwulan II 2026, didorong konsumsi rumah tangga dan sektor pertanian.

AMBON — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku merilis data pertumbuhan ekonomi daerah yang menunjukkan akselerasi positif pada periode April hingga Juni 2026. Ekonomi Maluku tumbuh 5,31 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sementara secara kumulatif Semester I tahun ini pertumbuhannya mencapai 5,24 persen.

Angka tersebut sekaligus menempatkan Maluku di atas rata-rata nasional yang berada di posisi 5,29 persen. Kenaikan ini dinilai mencerminkan ketahanan fiskal dan konsumsi masyarakat yang tetap solid di tengah dinamika ekonomi global.

Konsumsi Rumah Tangga dan Pertanian Jadi Penopang Utama

Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga masih mendominasi struktur ekonomi Maluku dengan kontribusi sekitar 70 persen. Sektor ini menjadi sumber pertumbuhan terbesar dengan andil 4,11 persen terhadap total pertumbuhan.

Belanja pemerintah, investasi, serta aktivitas perdagangan dan impor turut memperkuat laju ekonomi pada triwulan kedua tahun ini. Kombinasi tersebut menciptakan efek berganda yang mendorong aktivitas usaha di tingkat akar rumput.

Produksi Sapi Naik 22,17 Persen, Perikanan Capai 153 Ribu Ton

Lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi penyumbang pertumbuhan terbesar dengan kontribusi 1,18 persen. Sektor ini ditopang oleh peningkatan produksi padi serta produksi ternak sapi yang melonjak 22,17 persen dibandingkan Triwulan II 2025.

Produksi perikanan juga mencatatkan kinerja impresif dengan total 153 ribu ton, naik 4,39 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya. Sektor administrasi pemerintahan, perdagangan, konstruksi, dan industri pengolahan turut mendorong pertumbuhan secara paralel.

Data BPS Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah

Pemerintah Provinsi Maluku menilai rilis data statistik ini krusial untuk perencanaan pembangunan ke depan. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Maluku, Jasmono, mewakili Gubernur menyampaikan apresiasi kepada BPS atas penyajian data yang akurat dan komprehensif.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada BPS Provinsi Maluku yang telah bekerja secara profesional dalam menyajikan berbagai indikator strategis daerah. Data ini akan menjadi landasan penting bagi pemerintah dalam menyusun perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran, efektif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Jasmono.

Jasmono menambahkan bahwa indikator lain seperti ketenagakerjaan, indeks ketimpangan gender, hingga hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) Triwulan II 2026 akan menjadi pedoman dalam memperkuat sinergi pembangunan. Menurutnya, seluruh data makroekonomi yang dipublikasikan hari ini diharapkan mampu mempercepat akselerasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Maluku.

Kegiatan rilis tersebut turut dihadiri Kepala BPS Provinsi Maluku beserta jajaran, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb), Kepala Bank Indonesia Perwakilan Maluku, Kepala BKKBN, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Maluku.

Follow www.kabartual.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: mediacenter.malukuprov.go.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks