AMBON — Langkah dialog dipilih oleh mahasiswa Pulau Buru untuk menyampaikan keluhan soal pasokan listrik di wilayah mereka. General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko, menyambut langsung inisiatif tersebut di kantor PLN UP3 Ambon.
"Kami mengapresiasi rekan-rekan mahasiswa yang memilih berdialog secara langsung bersama PLN. Melalui komunikasi yang terbuka, kita dapat memahami kondisi yang terjadi di lapangan," ujar Noer dalam pernyataan yang diterima Antara.
Aspirasi Warga Batabual Jadi Bahan Evaluasi
Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari surat permohonan FKMPB. Surat tersebut menyoroti kondisi sistem kelistrikan di Kecamatan Batabual, salah satu wilayah di Pulau Buru yang kerap mengalami gangguan pasokan.
Dalam kesempatan itu, Ketua Umum FKMPB Alfian Titawael menyampaikan sejumlah masukan dan harapan warga. "Kami mendapatkan gambaran langsung mengenai kondisi sistem kelistrikan di Pulau Buru serta berbagai tantangan yang dihadapi PLN di lapangan," kata Alfian.
Tantangan Geografis Pulau Buru
PLN membeberkan sejumlah kendala dalam menjaga keandalan listrik di Pulau Buru. Wilayah kepulauan ini memiliki kondisi geografis yang beragam, mulai dari kawasan hutan, pesisir, perbukitan, hingga akses jalan yang cukup menantang.
Faktor tersebut menjadi salah satu penyebab utama gangguan pasokan yang dikeluhkan warga. PLN menyebut perawatan jaringan di medan sulit membutuhkan koordinasi ekstra dan penjadwalan yang ketat.
Komitmen Perawatan dan Kolaborasi
General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara menegaskan komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Upaya yang dilakukan meliputi pemeliharaan jaringan secara berkelanjutan, penguatan koordinasi internal, serta kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat.
Alfian berharap komunikasi seperti ini bisa terus berlanjut. "Kami berharap sinergi ini dapat mendorong peningkatan pelayanan listrik bagi masyarakat Pulau Buru," ujarnya.
Audiensi ini dihadiri langsung jajaran manajemen PLN UIW MMU dan pengurus FKMPB, termasuk Sekretaris Umum Arto Nurlatu. Pertemuan ditutup dengan kesepakatan untuk membuka kanal komunikasi rutin antara mahasiswa dan pihak PLN.