BPJS Kesehatan Ambon Supervisi Puskesmas Un Tual, Target Antrean Online 74 Persen Dikejar

Penulis: Yasir  •  Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:20:01 WIB
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon, Harbu A. Hakim, menyoroti target pemanfaatan antrean online sebesar 74 persen saat supervisi di Puskesmas Un, Tual.

TUAL — Kunjungan supervisi BPJS Kesehatan ke Puskesmas Un, Kota Tual, bukan sekadar monitoring rutin. Ada target konkret yang dikejar: pemanfaatan antrean online lewat Aplikasi Mobile JKN sebesar 74 persen.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon, Harbu A. Hakim, mengatakan pelaksanaan Program JKN di Puskesmas Un secara umum telah berjalan baik. Namun, beberapa aspek pelayanan masih perlu dioptimalkan agar peserta merasa lebih nyaman.

Target 74 Persen Antrean Online dan Tambahan Duta Mobile JKN

Harbu meminta Puskesmas Un menggenjot penggunaan Aplikasi Mobile JKN untuk pengambilan nomor antrean. Saat ini, ia menilai jumlah Duta Mobile JKN yang hanya satu orang belum cukup untuk mengedukasi peserta.

"Agar pemanfaatan antrean online melalui Aplikasi Mobile JKN dapat terus dioptimalkan sesuai target sebesar 74 persen. Selain itu, Puskesmas Un dapat mempertimbangkan penambahan petugas Duta Mobile JKN lebih dari satu orang untuk membantu edukasi kepada peserta terkait proses pengunduhan aplikasi, registrasi, hingga pengambilan nomor antrean secara online," ujar Harbu dalam keterangannya, Selasa.

Data Real-Time dan Kesan Pesan Peserta Jadi Perhatian

Supervisi ini juga menyoroti penggunaan Aplikasi P-Care oleh tenaga kesehatan. BPJS Kesehatan mendorong petugas menginput data secara real-time agar pelayanan lebih cepat dan terintegrasi.

Peserta yang selesai mendapat layanan juga diminta mengisi fitur kesan dan pesan. Masukan itu menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan layanan ke depan.

"Petugas P-Care diharapkan dapat melakukan penginputan data secara real time. Selain itu, peserta juga dapat diarahkan untuk mengisi fitur kesan dan pesan setelah memperoleh pelayanan di puskesmas sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan," jelas Harbu.

Komitmen Puskesmas Un kejar Target Mei 2026

Kepala Puskesmas Un, Dina L. M. Oraplean, menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, supervisi menjadi sarana mengidentifikasi hal-hal yang perlu dibenahi, baik dari sisi tenaga medis maupun nonmedis.

"Kami, baik tenaga medis maupun nonmedis di Puskesmas Un, terus berupaya dan berkomitmen untuk mencapai target yang telah ditetapkan oleh BPJS Kesehatan, termasuk target yang diharapkan dapat tercapai pada Mei 2026," ujar Dina.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Tual untuk memenuhi sarana dan prasarana pendukung. Dina menilai pencapaian target tidak lepas dari ketersediaan fasilitas yang memadai.

"Pencapaian target tentu perlu didukung dengan ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai sehingga implementasi sistem antrean online dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat optimal bagi peserta JKN," katanya.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Perjanjian Kerja Sama antara Dinas Kesehatan Kota Tual dan BPJS Kesehatan Cabang Ambon. Supervisi dilakukan untuk memastikan layanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama berjalan sesuai ketentuan.

Reporter: Yasir
Sumber: terasmaluku.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top