AMBON — Desakan agar Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon serius menggarap potensi maritim kembali mencuat. Kali ini datang dari Sekretaris PERISAI SAI Kota Ambon, Mujahidin Buano, yang menyoroti belum optimalnya pemanfaatan aset daerah di kawasan Pantai Losari Mardika.
Menurutnya, kawasan tersebut memiliki nilai strategis dan sudah saatnya dikelola secara profesional oleh pemerintah daerah. Pembangunan marina dinilai bukan hanya sekadar menyediakan tempat sandar kapal, melainkan juga menjadi katalis pertumbuhan ekonomi baru bagi ibu kota Provinsi Maluku.
Mujahidin menegaskan bahwa pengembangan marina dapat menjadi pusat kegiatan yang menghidupkan banyak sektor. Ia menyebutkan, kehadiran fasilitas ini akan membuka peluang investasi, menggerakkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta memperkuat sektor pariwisata bahari di Kota Ambon.
“Sudah saatnya Ambon memiliki kawasan marina sendiri yang dikelola secara profesional oleh pemerintah daerah. Jangan sampai seluruh potensi ekonomi maritim hanya bertumpu pada fasilitas yang dikelola Pelindo, sementara aset milik pemerintah kota di kawasan Pantai Losari Mardika belum dimanfaatkan secara optimal,” tegas Mujahidin dalam keterangannya, Selasa (25/2).
Desakan ini dilandasi keyakinan bahwa Ambon memiliki modal geografis yang kuat. Sebagai kota kepulauan dan ibu kota Provinsi Maluku, posisi Ambon dinilai sangat strategis untuk mengembangkan ekonomi berbasis kelautan.
Mujahidin menambahkan, laut bagi masyarakat Indonesia bukan hanya jalur transportasi dan perdagangan semata. Sejak dahulu, laut menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat serta berfungsi sebagai penghubung antar pulau, sehingga pengelolaan yang tepat akan memberikan dampak berganda bagi kesejahteraan warga.
Sampai saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Pemkot Ambon terkait desakan pembangunan marina di Pantai Losari Mardika. Para pelaku usaha dan pemerhati maritim di Maluku menilai, langkah konkret dari pemerintah daerah sangat dinantikan untuk memastikan potensi besar ini tidak terus berjalan di tempat.