Aplikasi Lari Runna Kini Sesuaikan Kecepatan Lari Otomatis Berdasarkan Suhu dan Kelembapan Lokal

Penulis: Ragil  •  Kamis, 30 Juli 2026 | 01:05:01 WIB
Fitur Adapt for Heat pada aplikasi Runna secara otomatis menyesuaikan kecepatan lari berdasarkan suhu dan kelembapan di lokasi latihan pengguna.

MALUKU — Runna, aplikasi pelatihan lari yang baru saja diakuisisi oleh Strava, merilis fitur baru bernama Adapt for Heat. Fitur ini memungkinkan rencana latihan pengguna berubah secara otomatis—umumnya dengan mengurangi kecepatan lari—jika suhu di lokasi latihan terasa terlalu panas.

Bagaimana Cara Kerja Adapt for Heat?

Algoritma fitur ini bekerja berdasarkan data individu pengguna, termasuk rencana latihan yang sudah dipersonalisasi. Artinya, penyesuaian kecepatan yang dilakukan sistem tidak seragam, melainkan disesuaikan dengan kemampuan dan target setiap pelari.

Selain menyesuaikan kecepatan, Runna juga menyediakan prakiraan cuaca per jam dengan kode warna. Fitur ini menampilkan waktu terpanas dan terdingin dalam sehari, membantu pengguna memilih jam latihan yang paling nyaman.

Ketersediaan dan Fitur Tambahan

Fitur Adapt for Heat sudah tersedia untuk seluruh pelanggan Runna mulai sekarang. Ini menjadi kabar baik mengingat suhu global yang terus meningkat. Amerika Serikat, misalnya, tengah mengalami gelombang panas terparah dalam catatan sejarah.

Runna juga mengumumkan dua fitur lain yang akan datang pada Agustus mendatang. Pertama, Upcoming Plans yang memungkinkan pengguna membuat beberapa rencana latihan sekaligus hingga satu tahun ke depan. Kedua, Post-Race Recovery Plan yang menawarkan rencana pemulihan terstruktur dan personal setelah pengguna menyelesaikan perlombaan.

Relevansi untuk Pelari di Indonesia

Meski data spesifik untuk pasar Indonesia belum disebutkan, fitur Adapt for Heat sangat relevan bagi pelari di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, atau Medan yang memiliki suhu dan kelembapan tinggi hampir sepanjang tahun. Dengan fitur ini, pengguna tidak perlu lagi menebak-nebak apakah cuaca terlalu ekstrem untuk berlari.

Bagi pelari yang memiliki target jangka panjang, fitur Upcoming Plans bisa menjadi alat bantu untuk merencanakan siklus latihan hingga satu tahun penuh tanpa harus membuat ulang jadwal setiap kali.

Dengan kombinasi ketiga fitur ini, Runna memperkuat posisinya sebagai aplikasi pelatihan lari yang adaptif terhadap kondisi nyata di lapangan—bukan sekadar mengikuti jadwal kaku yang tidak mempertimbangkan cuaca atau kondisi pemulihan pengguna.

Reporter: Ragil
Sumber: engadget.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top