MALUKU — BYD resmi mengumumkan jadwal peluncuran Racco untuk pasar Jepang, Senin (13/7/2026). Mengutip laporan EV-Times, mobil listrik mungil ini hadir dalam versi setir kanan yang sepenuhnya disesuaikan dengan regulasi lalu lintas setempat. Langkah ini menjadi strategi BYD untuk menantang dominasi kei car konvensional di Negeri Sakura.
Agar memenuhi aturan ketat kei car Jepang, Racco dirancang sangat ringkas. Panjang bodinya hanya 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.800 mm dengan jarak sumbu roda mencapai 2.520 mm.
Meski bertubuh mungil, BYD tidak membuat platform khusus. Arsitektur Racco mengadopsi platform yang sama dengan SUV plug-in hybrid Sealion 6, model yang sudah lebih dulu dipasarkan di Jepang akhir tahun lalu.
BYD menyiapkan dua pilihan baterai untuk Racco. Varian 200 dibekali baterai 22,4 kWh dengan jarak tempuh 210 km. Varian 300 menggunakan baterai 35,84 kWh yang diklaim mampu menempuh 320 km. Angka ini naik signifikan dibanding target awal purwarupa yang hanya sekitar 180 km.
Soal pengisian daya, Racco dibekali kemampuan fast charging hingga 50 kW. Angka ini setara dengan Honda N-One e: dan lebih kencang dibanding Nissan Sakura yang hanya mentok di 30 kW.
Untuk menarik perhatian calon pembeli, BYD menggencarkan kampanye iklan di berbagai stasiun televisi regional Jepang. Pabrikan asal China itu menggandeng aktris Alice Hirose sebagai bintang iklan dengan tagline "Racco Raku".
Soal banderol, Racco versi termurah dilepas mulai 120.000 yuan atau sekitar 17.700 dolar AS (setara Rp 320 jutaan). Harga ini naik dari target awal BYD yang sempat membidik angka 60.000 yuan.