MALUKU — Berdasarkan data Bloomberg, rupiah tercatat di posisi Rp18.091 per dolar AS pada pertengahan sesi perdagangan pagi ini. Dengan kurs acuan tersebut, setiap 500 dolar AS yang ditukarkan ke rupiah akan menghasilkan sekitar Rp9.045.500. Angka ini merupakan hasil konversi dari 500 dikalikan kurs Rp18.091.
Perlu dicatat, kurs acuan atau kurs interbank ini berbeda dengan kurs jual beli di bank maupun money changer. Lembaga keuangan biasanya menerapkan spread tertentu, sehingga nominal rupiah yang diterima saat menukar dolar fisik bisa sedikit lebih rendah dari hasil hitungan kurs acuan.
Pelemahan rupiah hari ini tidak berdiri sendiri. Dari sisi global, eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah mendorong pelaku pasar memburu dolar AS sebagai aset aman (safe haven). Bersamaan dengan itu, sikap hawkish The Fed yang mempertahankan suku bunga tinggi membuat permintaan terhadap dolar tetap kuat di pasar valuta asing.
Dari dalam negeri, tekanan tambahan datang dari hasil survei Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) yang menurun sepanjang Juni. Indonesia juga masuk ke dalam daftar pemantauan S&P Dow Jones Indices untuk potensi penurunan klasifikasi pasar ekuitas. Kombinasi faktor global dan domestik inilah yang membuat kurs dolar ke rupiah cenderung fluktuatif dari hari ke hari.
Berikut konversi beberapa nominal dolar AS ke rupiah berdasarkan kurs acuan Rp18.091 per dolar AS pada hari ini:
Fluktuasi mata uang fiat yang terus bergerak membuat penyimpanan aset dalam bentuk dolar menjadi salah satu opsi diversifikasi. Kini, proses tersebut semakin mudah dilakukan berkat kehadiran aset kripto berjenis stablecoin yang nilainya dipatok 1:1 dengan Dolar AS, seperti Tether (USDT) dan USD Coin (USDC).
Melalui aplikasi Pintu, pengguna bisa mengakses investasi pada stablecoin tersebut tanpa perlu mengunjungi money changer secara fisik. Selain menawarkan tingkat keamanan dan likuiditas tinggi, penyimpanan USDT atau USDC di platform Pintu juga memberikan peluang keuntungan tambahan melalui fitur Earn.
Disclaimer: Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas tinggi. Lakukan riset mandiri sebelum berinvestasi.