Wawali Ambon Ely Toisutta Minta Tokoh Agama Jadi Garda Deteksi Dini Konflik, Buka Dialog Lintas Iman

Penulis: Fajar  •  Selasa, 07 Juli 2026 | 17:00:01 WIB
Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta mengajak tokoh agama berperan aktif dalam deteksi dini potensi konflik.

AMBON — Ely menegaskan bahwa keberagaman yang menjadi identitas Kota Ambon bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan modal sosial yang harus dipelihara. Menurutnya, perdamaian yang kini dinikmati warga merupakan hasil perjuangan bersama yang harus terus dirawat dan diwariskan ke generasi muda.

Bukan Sekadar Slogan, Tapi Panggilan Moral

Dalam sambutannya, Ely menyebut tema dialog yang diangkat bukan sekadar slogan. Ia menekankan bahwa semangat persaudaraan di tengah keberagaman harus menjadi panggilan moral bagi seluruh elemen masyarakat.

"Keberagaman yang dimiliki Kota Ambon bukan alasan untuk terpecah, melainkan modal sosial yang harus terus dipelihara sebagai kekuatan pemersatu dalam membangun daerah," ujar Ely.

Deteksi Dini Jadi Kunci Cegah Konflik Horizontal

Salah satu poin utama yang ditekankan Ely adalah pentingnya peran tokoh agama dan masyarakat dalam meningkatkan deteksi dini terhadap berbagai potensi konflik. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga kedamaian dan keharmonisan di Kota Ambon yang memiliki sejarah konflik horizontal.

Ia mengajak seluruh tokoh lintas agama untuk terus memperkuat komitmen menjaga persaudaraan dan membangun sinergi. Dialog lintas agama, menurutnya, merupakan bentuk nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila, terutama dalam menghormati keyakinan setiap warga dan menjunjung martabat manusia.

Ruang Dialog Berkelanjutan untuk Generasi Muda

Ely menambahkan bahwa perdamaian yang ada saat ini harus diwariskan kepada generasi muda melalui ruang-ruang dialog yang terbuka dan berkelanjutan. Ia mendorong agar forum-forum seperti ini tidak berhenti sebagai acara seremonial, melainkan menjadi agenda rutin yang melibatkan anak muda.

"Perkuat sinergi, jaga kedamaian. Ini adalah tanggung jawab kita bersama," pungkasnya.

Reporter: Fajar
Sumber: porostimur.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top