MALUKU — Laga yang digelar pada pukul 1 dini hari WIB ini mempertemukan The Three Lions dengan El Tri di stadion yang menyimpan kenangan pahit bagi England. Pada 1986, timnas Inggris tersingkir di perempat final di tempat yang sama. Tuchel berharap bisa memutus rekor 10 laga tak terkalahkan Meksiko di Mexico City Stadium.
Jarell Quansah, bek Bayer Leverkusen yang berposisi asli sebagai bek tengah, kembali dipercaya mengisi pos bek kanan. Pemain 23 tahun itu sempat absen saat England mengalahkan DR Congo di babak 32 besar karena cedera pergelangan kaki yang didapat saat melawan Panama.
Cedera Reece James membuat Tuchel harus memutar otak. Djed Spence dari Tottenham mengisi kekosongan saat Quansah cedera, sementara Declan Rice bahkan sempat turun sebagai bek kanan di menit-menit akhir laga kontra DR Congo.
Anthony Gordon, winger anyar Barcelona, mendapat tempat di sisi kiri setelah dua laga sebelumnya hanya menjadi cadangan. Marcus Rashford yang mengisi pos tersebut saat melawan Panama dan DR Congo kini harus rela digeser.
Gordon membayar kepercayaan dengan mempersiapkan dua gol Harry Kane saat England membalikkan keadaan melawan DR Congo. Di sisi kanan, Bukayo Saka akan kembali berduet dengan rekan setimnya di Arsenal, Declan Rice, menggantikan Noni Madueke.
Keputusan Tuchel memainkan Saka dan Gordon secara bersamaan menunjukkan ia menginginkan pendekatan yang lebih agresif. Lini serang England akan sangat bergantung pada kecepatan kedua sayap untuk membongkar pertahanan Meksiko yang belum terkalahkan di kandang sendiri selama 10 laga Piala Dunia.
Laga ini menjadi ujian sesungguhnya bagi skuad asuhan Tuchel. Meksiko sebagai tuan rumah memiliki catatan impresif di Mexico City Stadium, dan tekanan akan sangat besar mengingat sejarah pahit England di stadion yang sama pada 1986.