Harga Emas di Pegadaian Kompak Turun, Galeri24 dan UBS Sentuh Level Rp 2,5 Jutaan per Gram

Penulis: Saiful  •  Rabu, 29 Juli 2026 | 12:53:01 WIB
Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian tercatat turun ke level Rp 2,5 jutaan per gram pada Rabu, 31 Juli 2024.

MALUKU — Harga emas dunia yang terus tertekan dalam sepekan terakhir berdampak langsung ke harga logam mulia di Pegadaian. Mengutip laman resmi Pegadaian yang dipantau pukul 11.39 WIB, harga emas Galeri24 ditetapkan di Rp 2.573.000 per gram. Sementara emas UBS dipatok Rp 2.586.000 per gram. Adapun emas Antam masih menjadi yang tertinggi dengan harga Rp 2.706.000 per gram.

Penurunan ini terjadi seiring harga emas spot yang ambles 1,1 persen ke level US$ 4.032,42 per ons pada Selasa kemarin. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Agustus juga ikut terperosok ke US$ 4.032,40 per ons. Dolar AS yang menguat dan bertahan di dekat level tertinggi satu bulan membuat emas—yang dihargai dalam dolar—semakin mahal bagi pembeli di luar negeri.

Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian

Untuk pembelian dalam jumlah kecil, emas Galeri24 ukuran 0,5 gram dibanderol Rp 1.349.000 dan ukuran 1 gram Rp 2.573.000. Sementara itu, emas Antam ukuran 0,5 gram dijual Rp 1.406.000 dan ukuran 1 gram Rp 2.706.000. Emas UBS ukuran 0,5 gram dipatok Rp 1.398.000 dan ukuran 1 gram Rp 2.586.000.

Untuk ukuran lebih besar, Galeri24 menjual emas 100 gram seharga Rp 250.000.000 dan ukuran 1 kilogram di angka Rp 2.493.852.000. Emas Antam ukuran 100 gram dibanderol Rp 264.485.000. Sementara emas UBS ukuran 500 gram mencapai Rp 1.253.799.000.

Tekanan dari Suku Bunga dan Geopolitik

Direktur High Ridge Futures, David Meger, mengatakan harga energi yang tinggi masih menjadi kekhawatiran inflasi bagi anggota The Fed. “Kecenderungan kebijakan yang lebih ketat dari The Fed telah mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga serta nilai dolar AS, sehingga memberikan tekanan pada pasar emas,” ujarnya.

Para pedagang saat ini melihat peluang sebesar 69 persen pembuat kebijakan akan mempertahankan suku bunga tetap stabil pada Rabu ini. Namun, 77 persen memperkirakan adanya kenaikan suku bunga pada pertemuan bank sentral September mendatang. Data Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS untuk Juni yang akan dirilis Kamis juga menjadi sinyal penting bagi arah kebijakan moneter.

Dari sisi geopolitik, Presiden AS Donald Trump menyebut Washington sedang melakukan pembicaraan dengan Iran dan ada peluang mencapai penyelesaian. Namun, ia juga mengancam akan melanjutkan serangan jika negosiasi gagal. Ketegangan ini sebelumnya telah mendorong emas turun sekitar 24 persen sejak perang AS-Israel dengan Iran dimulai pada akhir Februari.

Commerzbank bahkan menurunkan perkiraan harga emas akhir tahun sebesar US$ 300 menjadi US$ 4.500 per ons. Bank tersebut menilai tanpa perubahan arah dalam ekspektasi suku bunga, kecil kemungkinan investor ETF emas akan kembali masuk secara permanen.

Reporter: Saiful
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top