LANGGUR — Pekerjaan pengaspalan hotmix di Ohoi Ohoira dan Ohoiren, Kecamatan Kei Kecil Barat, Kabupaten Maluku Tenggara, resmi tuntas pada Sabtu malam, 10 Oktober 2026. PT Evav Banggun Mandiri menyelesaikan pengaspalan sepanjang kurang lebih 1,2 kilometer itu dalam tempo sekitar satu pekan.
Rampungnya jalan tersebut menjadi salah satu penopang kesiapan infrastruktur menjelang pelaksanaan Musyawarah Pimpinan Paripurna (MPP) XXXVII Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Tahun 2026. Agenda kepemudaan gereja itu dijadwalkan berlangsung di Ohoi Ohoira pada 18 Oktober mendatang.
Peninjauan Bupati Maluku Tenggara Sepekan Sebelum Rampung
Penyelesaian pengaspalan menyusul peninjauan langsung Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, pada Sabtu (3/10/2026). Dalam kunjungan itu, Bupati meninjau kondisi jalan dan sejumlah lokasi pendukung yang disiapkan untuk menunjang kelancaran agenda besar kepemudaan gereja tersebut.
Dengan rampungnya pengaspalan, akses jalan diharapkan semakin memadai untuk mendukung mobilitas peserta, panitia, tamu undangan, serta masyarakat yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Pekerjaan Selesai Sesuai Target yang Ditetapkan
Humas PT Evav Banggun Mandiri Aladin Sukma mengatakan pekerjaan pengaspalan hotmix telah diselesaikan sesuai target pada Sabtu malam, 10 Oktober 2026.
Penyelesaian tepat waktu itu membuat akses menuju Ohoi Ohoira dan Ohoiren siap digunakan sebelum rangkaian MPP XXXVII AMGPM dimulai. Jalan hotmix tersebut melayani mobilitas warga kedua ohoi sekaligus menopang kelancaran agenda yang akan dihadiri peserta dari berbagai jemaat di Maluku.
Dampak bagi Mobilitas Warga dan Peserta MPP
Perbaikan jalan di kawasan Kei Kecil Barat ini menyentuh langsung kebutuhan transportasi warga Ohoira dan Ohoiren. Selama ini, akses antar-ohoi menjadi jalur utama bagi masyarakat yang beraktivitas sehari-hari maupun peserta kegiatan gereja yang datang dari luar daerah.
Dengan permukaan jalan yang sudah dihotmix, waktu tempuh dan kenyamanan berkendara diharapkan meningkat. Panitia MPP XXXVII AMGPM pun memiliki satu urusan infrastruktur yang sudah beres sebelum hari pelaksanaan.