DPRD Maluku menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah daerah memperkuat pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah melalui perluasan akses pasar, fasilitasi usaha, serta dukungan investasi. Dukungan itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Maluku Abdullah Asis Sangkala saat menghadiri "6th Maluku Manggurebe 2026" yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Maluku di Ambon, Jumat. Kegiatan yang konsisten berjalan enam tahun itu dinilai menjadi ruang promosi strategis bagi pelaku UMKM lokal.
AMBON — Wakil Ketua DPRD Maluku Abdullah Asis Sangkala menilai program Maluku Manggurebe yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Maluku telah menjadi jembatan antara produk lokal dan peluang pasar yang lebih luas. Kegiatan yang berlangsung di Ambon itu disebutnya sebagai salah satu upaya strategis pemerintah membuka ruang promosi bagi pelaku UMKM.
Menurut Sangkala, strategi memperluas akses pasar, fasilitasi usaha, dan dukungan investasi diperlukan agar UMKM Maluku tetap berlanjut dan mampu bersaing. "Strategi seperti ini sangat penting dalam menjaga UMKM tetap berlanjut dan semakin meningkatkan daya saing produk lokal daerah yang dihasilkan," kata dia.
Enam Tahun Maluku Manggurebe Jadi Wadah Promosi UMKM
Program Maluku Manggurebe sudah berjalan konsisten selama enam tahun. Ajang itu mempertemukan produk lokal dengan peluang pasar yang semakin meluas, sekaligus menjadi wadah pengembangan usaha bagi pelaku UMKM di provinsi tersebut.
DPRD Maluku mengapresiasi langkah BI yang menghadirkan kegiatan tersebut secara kontinu. Menurut Sangkala, kesinambungan program menjadi kunci agar pelaku usaha tidak hanya berhenti pada tahap pameran.
Pameran Harus Disertai Dukungan Berkelanjutan
Penguatan UMKM diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pameran. Sangkala menekankan perlunya dukungan berkelanjutan agar setiap pelaku usaha mampu meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas jangkauan pemasaran.
Ia menyoroti harapan para pelaku UMKM agar pemerintah hadir memberdayakan mereka. "Para pelaku UMKM juga mengharapkan pemerintah harus hadir untuk memberdayakan mereka sehingga bisa terus eksis dengan berbagai produk unggulan lokal yang dihasilkan dan UMKM juga perlu mendapatkan akses pasar yang memadai sehingga usahanya dapat terus berkembang," tegasnya.
Dorong Investasi dan Peluang Ekonomi Baru
Lewat kegiatan pameran seperti Maluku Manggurebe, Sangkala berharap semakin banyak pihak terdorong berinvestasi dan berkontribusi pada pengembangan UMKM daerah. Menurut dia, langkah positif itu bukan hanya mempertahankan bisnis UMKM, tetapi juga meningkatkan skala usaha.
"Langkah positif seperti ini bukan hanya bisa mempertahankan bisnis setiap UMKM tetapi juga dapat meningkatkan skala usaha serta membuka peluang ekonomi baru ke depannya," kata dia.
Dukungan DPRD Maluku itu menegaskan posisi UMKM sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah yang membutuhkan sinergi antara legislatif, pemerintah, dan lembaga seperti Bank Indonesia.