Pencarian

Dinkes Ambon Minta Lansia dan Penderita Asma Kurangi Aktivitas di Luar Rumah saat Udara Dipenuhi Asap

Selasa, 06 Oktober 2026 • 19:31:01 WIB
Dinkes Ambon Minta Lansia dan Penderita Asma Kurangi Aktivitas di Luar Rumah saat Udara Dipenuhi Asap
Sekretaris Dinkes Kota Ambon Yakobus Lewier menyampaikan imbauan pembatasan aktivitas luar ruangan bagi kelompok rentan.

AMBON — Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Ambon Yakobus Lewier menyatakan kelompok rentan perlu membatasi paparan asap untuk mencegah munculnya gangguan pernapasan. Imbauan itu disampaikan menyusul kondisi udara di Ambon yang dipenuhi asap.

Warga yang memiliki riwayat penyakit asma atau ISPA serta lansia diminta menghindari keluar rumah. Jika harus beraktivitas di luar, Dinkes meminta mereka menggunakan masker.

Masker Jadi Pelindung Utama di Luar Ruangan

Dinkes Kota Ambon menekankan penggunaan masker bagi seluruh warga yang beraktivitas di luar ruangan selama kondisi udara masih dipenuhi asap.

"Kita meminta masyarakat menggunakan masker jika di luar ruangan," ujar Yakobus, di Ambon, Senin (5/10/2026).

Selain imbauan bermasker, Dinkes sedang menghitung ketersediaan masker untuk kemungkinan dibagikan kepada masyarakat. Langkah itu disiapkan sebagai bagian dari upaya pencegahan dampak paparan asap.

"Kita sedang menghitung stok masker, rencananya kita akan membagi kepada masyarakat di jalan, sebagai salah satu imbauan dengan memakai masker di luar ruangan dengan kondisi udara yang penuh dengan asap," katanya.

Stok Masker Terbatas Sepeninggal Pandemi COVID-19

Yakobus menjelaskan, setelah pandemi COVID-19, stok masker Dinkes tidak lagi tersedia dalam jumlah besar. Ketersediaan masker saat ini lebih banyak diperuntukkan bagi fasilitas kesehatan.

Dinkes masih berkoordinasi dengan instalasi farmasi terkait kemungkinan pembagian masker kepada masyarakat. Belum ada kepastian berapa lembar masker yang bisa disalurkan.

Kunjungan Puskesmas Belum Menunjukkan Lonjakan Kasus Pernapasan

Dinkes terus memantau kondisi kesehatan masyarakat melalui kunjungan pasien ke sejumlah puskesmas. Hingga beberapa bulan terakhir, belum terlihat peningkatan signifikan kasus yang berkaitan dengan gangguan pernapasan.

"Kita pantau dari kunjungan pasien ke puskesmas beberapa bulan ini memang belum ada peningkatan yang signifikan untuk kasus yang berhubungan dengan pernapasan, tapi kita tetap pantau," kata Yakobus.

Meski begitu, warga yang mengalami gejala sesak napas diminta segera memeriksakan diri ke puskesmas terdekat.

"Kita mengimbau kalau ada gejala sesak pernapasan segera periksa diri ke puskesmas terdekat," ujarnya.

Warga Diminta Kurangi Bakar Sampah di Pekarangan

Dinkes juga mengingatkan masyarakat menjaga kebersihan lingkungan rumah. Warga diminta mengurangi aktivitas pembakaran sampah di pekarangan yang dapat menambah konsentrasi asap di udara.

"Menjaga kebersihan di dalam rumah dan kurangi membakar sampah di pekarangan agar tidak menimbulkan asap tambah banyak karena saat ini kebakaran hutan dan lahan terjadi di mana-mana," ucap Yakobus.

Imbauan ini berlaku selama kondisi udara di Ambon belum kembali normal. Dinkes meminta warga memantau kondisi kesehatan masing-masing dan tidak menunda pemeriksaan bila gejala pernapasan muncul.

Follow www.kabartual.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: terasmaluku.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks