Nelayan Seram Bagian Timur Hanyut Semalaman Kehabisan BBM Ditemukan Selamat di Perairan Bula

Penulis: Sutomo  •  Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:31:01 WIB
Nelayan asal Seram Bagian Timur, Hasan, ditemukan selamat setelah hanyut semalaman akibat kehabisan BBM.

AMBON — Koordinator Unit Siaga SAR (USS) Bula Sukri Patty menyatakan pihaknya menerima laporan hilang kontak seorang nelayan dari Ny. Tati Suparsi sekitar pukul 14.10 WIT. Laporan itu langsung ditindaklanjuti dengan mengerahkan satu tim rescuer menuju titik yang dilaporkan.

Hasan melaut seorang diri sejak Rabu (7/10) menggunakan longboat. Ia baru ditemukan keesokan harinya setelah hanyut semalaman di perairan Seram Bagian Timur.

Tim SAR Sisir Perairan Sejauh 3 Mil Laut

Menurut Sukri, tim rescuer USS Bula bergerak menggunakan RIB 03 menuju lokasi kejadian dengan jarak kurang lebih 3 mil laut pada arah timur laut. Pencarian dilakukan menyusul laporan warga yang menyebut adanya nelayan dalam kondisi darurat di perairan tersebut.

"Usai kami terima informasi tersebut dari Ny. Tati Suparsi sekitar pukul 14.10 WIT, satu tim Rescuer USS Bula dikerahkan menggunakan RIB 03 menuju lokasi kejadian dengan jarak kurang lebih 3 mil laut pada arah timur laut," ujar Sukri dalam keterangan tertulis yang diterima di Ambon, Jumat (9/10).

Di tengah operasi pencarian, sekitar pukul 17.30 WIT, tim menerima kabar bahwa Hasan telah ditemukan warga dan dievakuasi ke Desa Banggoy Pancuran. Tim SAR kemudian melakukan pengecekan langsung ke lokasi untuk memastikan informasi tersebut.

Kehabisan BBM Jadi Penyebab Longboat Terbawa Arus

Berdasarkan keterangan Hasan kepada tim SAR gabungan, ia kehabisan BBM saat melaut sehingga longboat yang digunakannya hanyut sejak Rabu (7/10/2026). Kondisi itu membuatnya tidak bisa kembali ke daratan hingga keesokan harinya.

"Setelah kami mengecek informasi tersebut, benar adanya bahwa korban telah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan berada di Desa Banggoy Pancuran," kata Sukri.

Hasan menyampaikan terima kasih kepada tim SAR atas upaya pencarian yang dilakukan. Ia berencana beristirahat di Desa Banggoy Pancuran dan kembali ke Bula, ibu kota Kabupaten SBT, pada keesokan harinya setelah mengisi BBM.

SAR Ingatkan Nelayan Periksa Cuaca dan Persediaan BBM

Setelah memastikan korban ditemukan selamat, tim Rescuer USS Bula kembali ke Kota Bula pada pukul 23.00 WIT. Operasi yang berlangsung sejak siang itu berakhir tanpa korban jiwa.

SAR mengingatkan masyarakat pesisir, khususnya nelayan, agar memeriksa kondisi cuaca, kelayakan longboat, dan persediaan BBM sebelum melaut. Pemeriksaan itu dinilai penting mengingat perairan SBT yang cukup luas dan jarak antarpulau yang berjauhan.

Kasus Hasan menambah daftar insiden nelayan yang kehabisan BBM di perairan Maluku. Sebelumnya, sejumlah longboat dilaporkan terbawa arus karena keterbatasan bahan bakar di tengah laut.

Reporter: Sutomo
Sumber: ambon.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top