MALUKU — Persib Bandung menang dramatis 3-1 atas tuan rumah Port FC di ASEAN Club Championship 2026/27. Tertinggal lebih dulu lewat gol Soonsup-Bell menit 64, Maung Bandung membalas tiga gol dalam sepuluh menit terakhir lewat Mariano Peralta, Berguinho, dan Luka Menalo.
Kemenangan itu diraih di Bangkok, markas Port FC, dalam lanjutan ASEAN Club Championship 2026/27. Persib tampil sebagai wakil Indonesia sekaligus kontestan BRI Super League 2026/27, dan laga berjalan tidak sesuai skenario awal.
Port FC lebih dulu memecah kebuntuan lewat Soonsup-Bell pada menit ke-64. Gol itu sempat membuat Persib berada di posisi sulit, apalagi bermain di hadapan pendukung tuan rumah.
Namun tekanan justru memicu respons cepat dari skuad Pangeran Biru. Igor Tolic mengubah pendekatan dan para pemain membaca celah pertahanan lawan dengan lebih sabar.
Mariano Peralta menyamakan kedudukan pada menit ke-85. Berguinho membalikkan keadaan di menit 90+2, lalu Luka Menalo menutup laga dengan gol ketiga pada menit 90+5.
Rangkaian gol itu lahir dari transisi cepat dan penyelesaian yang rapi. Port FC yang sempat unggul tidak sempat mengatur ulang pertahanan mereka.
Pelatih Kepala Persib, Igor Tolic, menilai kemampuan bangkit dari situasi sulit lahir dari adaptasi taktik yang cermat dan kesabaran membaca alur permainan lawan.
"Menurut saya, hal ini normal dalam beradaptasi. Anda merasakan ruang yang tersedia, mencoba membaca permainan, melihat kekuatan dan kelemahan lawan, lalu kami melatih hal-hal tertentu dan menerapkannya di lapangan. Tentu, terkadang situasinya berubah, tetapi pertandingan dimainkan selama 90 menit lebih," ungkap Igor Tolic seusai laga.
Pelatih 48 tahun itu menambahkan bahwa ketenangan saat tertinggal bukan hal asing bagi Persib. Fondasi mental juara yang dibangun dalam beberapa musim terakhir membuat para pemain tetap solid dan tidak panik di bawah tekanan.
"Jadi, itu bukan masalah bagi tim ini. Kami membuktikannya dalam beberapa tahun terakhir di bawah Coach Bojan. Jadi, Anda harus tetap tenang, tetap berada dalam pertandingan, tidak kehilangan fokus, dan percaya kepada rekan satu tim," jelas pelatih asal Kroasia tersebut.
Tolic menggarisbawahi bahwa kekompakan dan komunikasi menjadi kunci utama dalam mengubah situasi buntu menjadi kemenangan. Rintangan berat di lapangan hijau, menurutnya, justru menjadi suntikan motivasi tambahan bagi anak asuhnya.
"Anda memang bisa kalah, itu mungkin terjadi. Namun, sebagian besar waktu, jika sebuah tim bermain cerdas, terorganisasi dengan baik, mau mendengarkan, tetap bersatu, dan saling berkomunikasi, Anda bisa mengubah keadaan. Ketika Anda memberikan sebuah tantangan besar di hadapan mereka, para pemain justru menjadi lebih termotivasi dan ingin membuktikan diri. Itulah bagaimana kami bisa memenangkan pertandingan," pungkasnya.
Kemenangan 3-1 di kandang Port FC memberi Persib tambahan modal di fase grup ASEAN Club Championship. Tiga poin dari laga tandang menjadi hasil yang penting bagi ambisi Maung Bandung di kompetisi regional ini.
Yang lebih berharga, cara Persib meraih kemenangan menunjukkan karakter tim yang tidak mudah menyerah. Modal mental itu akan diuji lagi ketika mereka kembali berlaga di BRI Super League 2026/27 dan lanjutan ASEAN Club Championship.